0
Sebab-Sebab Anak Berbohong dan Cara Mengobatinya
Jalinan Keluarga Dakwah - Ketika dilahirkan, anak-anak tidak mengetahui perihal adanya sifat-sifat buruk yang mungkin dimilik manusia seiring bertambahnya usia serta pengalaman. Di antara sifat-siafat tersebut adalah bohong, sebuah sifat yang tidak disukai dan akan membuat siapapun marah.

Bagi seorang anak yang sedang dalam masa perkembangan, berbohong bisa menjadi pertanda adanya masalah pada diri sang anak. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para orang tua ketika mendapati anaknya mulai berbohong agar sifat tersebut tidak melekat dan menjadi karakter dirinya.

Berikut beberapa hal yang hendaknya diperhatikan oleh para orang tua:



  1. Teladan

Sebab paling utama dari kebohongan anak adalah ketika dia melihat salah satu orang terdekatnya berbohong baik kepada orang lain maupun kepada dirinya. Karena itu penting bagi orang tua untuk mengingatkan dan mewanti-wanti anggota keluarga terdekat untuk tidak berbohong meskipun dimaksudkan bercanda terutama ketika di hadapan anak.

1.Rasa Takut

Anak-anak terkadang berbohong karena rasa takut yang menghinggapinya. Dia takut akan menerima hukuman apabila berkata jujur apa adanya, terutama ketika dia sedang berbuat kesalahan. Ketika dalam kondisi seperti ini, hendaklah orang tua menghadirkan rasa aman, lalu melakukan pendekatan persuasif dan berdialog dari hati ke hati agar anak mau menjelaskan  apa yang sebenarnya terjadi.

2. Penghargaan

Telah terbukti bahwa seringnya memberikan hukuman ketika anak-anak melakukan kesalahan justru memicu anak untuk berbohong agar terhindar dari hukuman. Para ahli pendidikan sepakat bahwa para orang tua hendaknya terfokus pada pemberian penghargaan terhadap anak ketika mereka melakukan kebaikan.

Hal ini akan memacu semangat mereka untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi sifat-sifat buruk. Maka ketika orang tua mendapati anaknya mulai berbohong, hendaklah dimulai dengan dialog dari hati ke hati, serta katakan kepadanya bahwa kita akan senang apabila dia berani berkata jujur dan tidak mengulangi kebohongannya, Jauhi perbuatan mengancam dan menghukum apabila ternyata dia memang berbuat salah.

3. Perasaan Rendah Diri

Terkadang rasa minder atau rendah diri menjadi penyebab kebohongan seoarang anak. Seorang anak akan berbohong demi mengatasi rasa rendah dirinya tersebut. Maka hendaklah para orang tua memberikan perhatian lebih ketika anak mulai merasa minder. Agar sang anak tidak merasa selalu dikucilkan, lalu dia menjadi seorang penyendiri.

4. Kepercayaan Diri

Kepercayaan diri adalah segalanya, setiaporang tua wajib menanamkan rasa percaya diri terhadap masing-masing anaknya. Karena terkadang kurangnya rasa percaya diri dalam diri seorang anak dapat berujung pada kebohongan, karena dirinya merasa kurang percaya diri jika harus mengatakan yang sebenarnya, maka dia akan memberikan bumbu-bumbu kebohongan pada ucapannya agar orang-orang mengakui dan menghargainya.

Ketika anak mengalami masalah seperti ini, hendaklah para orang tua membantu dengan cara memberikan banyak-banyak pujian dan ungkapan syukur ketika sang anak melakukan kebaikan meskipun sederhana. Hal ini akan membantu menumbuhkan kepercayaan diri sang anak.

Itulah beberapa hal yang hendaknya diperhatikan oleh para orang tua ketika mendapati anaknya mulai berbohong. Para orang tua hendaklah mencermati dan mengurai apa penyebab anaknya berbohong. Hindari lah perbuatan mengancam dan memarahi, karena hal itu hanya akan memperburuk keadaan.

Wallahu a’lamu bishhowab

Disadur dari : أسباب كذب الأطفال وطرق لعلاجه (reyhana.rafed.net)   

Posting Komentar

 
Top