0
KARENA DAKWAH ADALAH KOENTJI
JKD - Alhamdulillaah. 
Awan yang menutup matahari kemarin siang menghantarkan kami Jalinan Keluarga Dakwah dan MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia)  on time untuk berbagi ilmu kepada teman-teman punkcasan-bogor.

Sekitar 25 orang laki-laki ber-uniform nyentrik duduk diantara kursi yang telah tersusun rapi di Lotus Friedchicken.

Yaps... kemarin selasa pekan ke 3 da'i madina mengisi Sinergitas Dakwah dengan Hasmi Bogor dan Pemud Al Irsyad untuk teman-teman punkcasan bogor.
#pantang mundur menuju kebaikan.

Tak lama berselang kami duduk, hujanpun turun. 
Allahumma shayyiban nafian..
Begitu syahdu setiap alunannya yang jatuh diantara besi penyangga dan terpal.

Hujan membersamai kami untuk memberikan materi tazkiyatun nafs.
Hembusan angin siang menjelang sore itu sejuk dirasa tubuh setelah hampir 1 jam 30 menit kami memacu sepeda motor di terik matahari jakarta sampai cibinong.
Hangat suasana karena balutan iman mulai saling bersahutan dengan beberapa pertanyaan dari mereka.

"Bagaimana tentang orang yang udah niat memperbaiki diri, udah siap semua, misal peci, mukena, sarung.. lalu meninggal?"

Lalu terjawab dengan kisah pembunuh 100 orang yang endingnya 2 malaikat saling berebut Ruh-nya. Hendak dibawa kemana setelah itu.


Lalu pertanyaan-pertanyaan seputar sholat, juga perihal maksud hadist shahih dll.

Sahabat, siang itu menjadi saksi bahwa benih-benih kebaikan mulai tumbuh didalam hati-hati mereka.

Keynote ditutup oleh salah 1 kisah pengharapan kepada Allah dari salah 1 tim kami.

Saat kalian terjepit, sulit dan  galau, mintalah bantuan dan jalan keluar dari Allah, karna cuma Allah yang bisa nolong. Buat deal-dealan kalau setelah Allah tolong, kita akan memperbaiki diri. Yakinlah pertolongan Allah amat dekat. Saya pernah Allah selamatkan dari keadaan yang cukup menakutkan pada saat itu padahal saya sholat aja ngga, apalgi ngaji. Sedangkan temen-temen sekarang lagi ngaji dan berproses ke arah yg lebih baik, in syaa Allah lebih banyak potensi buat Allah tolong, sering-sering minta aja ke Allah mah ya.. pantang mundur  menuju kebaiakan ya soub..

Kemudia kami shalat ashar berjamaah. Yang alhamdulillah sudah disiapkan oleh pihak Lotus dengan digelarnya karpet biru dan menggeser meja dan kursi agar muat banyak.

Lepas shalat selesai. Kami ngga langsung menyantap makanan, karena salah seorang relasi yaitu Abu Athallah cs datang membawa hadiah Kurta dan Celana, yang disambut riang gembira oleh teman-teman.
Maa syaa Allah... Tabarakallah.

Kami masih berharap segera mendapatkan rumah singgah untuk teman-teman seperti yang waktu itu sudah berjalan bersama punkajian bekasi
agar lebih mudah perihal KBM dan selepas mereka bekerja mengumpulkan pundi-pundi rupiah, mereka ngga lagi tidur di jalan atau didepan ruko beralas kardus.
Tapi pulang ke rumah dengan perasaan bangga, bahwa setidaknya "ada tempat dimana yang setelah ini saya tuju untuk merebahkan kepala saya bersama teman-teman lain dalam suasana kekeluargaan yang lebih hangat."

Minta info yaa kalau ada kontrakan agak besar di daerah ciapus, pancasan-bogor.

Jazaakumullahu Khairan kami ucapkan kepada seluruh hamba beriman yang terlibat.
.
.
.

Sekian dan terima donasi

Bank Syariah Mandiri (BSM)
No. Rek. 705 248 0207
a.n. Yayasan Keluarga Dakwah
*Konfirmasi Transfer
082124777737

Posting Komentar

 
Top