Langsung ke konten utama

Postingan

ANAK SHALIH ADALAH ASET TERBESAR AMAL JARIYAH BAGI KEDUA ORANG TUANYA

ANAK SHALIH ADALAH ASET TERBESAR AMAL JARIYAH BAGI KEDUA ORANG TUANYA. Banyak orang tua sibuk memikirkan masa depan anak: sekolahnya, pekerjaannya, hartanya, bahkan rumah yang kelak akan dimilikinya. Semua itu penting. Namun ada satu hal yang sering terlupakan: apakah kita sudah serius mempersiapkan anak untuk kehidupan setelah kematian? Allah ﷻ berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا “Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At-Tahrim: 6) Anak bukan hanya untuk dibanggakan di hadapan manusia. Anak adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Nabi ﷺ bersabda: إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ... أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ “Apabila manusia meninggal, terputus amalnya kecuali tiga perkara... atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim) Maka jangan hanya sibuk menyiapkan warisan untuk anak. Ajarkan mereka Al-Qur’an, shalat, adab, ...
Postingan terbaru

ALLAH TIDAK MEMBERIMU BANYAK DARI DUNIA, AGAR AGAMAMU TERJAGA

Terkadang kita mengira bahwa tertundanya rezeki, gagalnya sebuah usaha, tidak tercapainya jabatan, atau tertutupnya jalan yang sangat kita inginkan adalah sebuah kehilangan. Padahal, bisa jadi itu justru bentuk penjagaan Allah terhadap agama kita.  Kita sering hanya melihat apa yang tidak Allah berikan, tetapi lupa melihat apa yang mungkin sedang Allah selamatkan dari diri kita. Bisa jadi jika harta itu bertambah, hati kita justru semakin lalai. Bisa jadi jika jabatan itu diperoleh, kesibukan membuat kita jauh dari ketaatan. Bisa jadi jika keinginan itu terwujud, kita justru mendapatkan fitnah yang tidak sanggup kita pikul. Allah berfirman: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216) Maka tidak semua pintu yang tertutup adalah hukuman. Tidak semua yang tertunda adalah keburukan. Dan tidak semua yang tidak kita miliki ber...

Doa Memohon kekuatan untuk bersabar

Sabar bukan berarti kita tidak merasa lelah, sedih, atau kecewa. Sabar berarti tetap memilih untuk bertahan dalam ketaatan ketika menghadapi ujian. Ada masa ketika hidup terasa berat. Ada doa yang belum terjawab. Ada masalah yang belum menemukan jalan keluar. Saat itu, jangan berhenti meminta pertolongan kepada Allah. رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ “Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu.” QS. Al-A’raf: 126 Semoga Allah melimpahkan kesabaran dalam menghadapi setiap ujian, menguatkan hati kita, dan menjaga kita tetap istiqamah dalam ketaatan. [Fiqih muamalah kontemporer] https://whatsapp.com/channel/0029Vb3LxMJ04o7qU6eFKpE11 ━━━ === ❀✿❀ === ━━━ 🖌 Cinta Keluarga Sakinah

Menikah bukan hanya tentang menemukan seseorang yang kita cintai.

Tapi tentang bagaimana kita belajar menjaga hati seseorang yang sudah memilih untuk hidup bersama kita.  Istri mungkin bukan perempuan yang sempurna. Begitu juga suami. Tapi semoga setelah akad, keduanya sama-sama belajar menjadi tempat pulang yang aman, bukan alasan untuk saling terluka. Karena pasangan hidup bukan sekadar teman perjalanan… ia adalah amanah yang harus dijaga.  https://whatsapp.com/channel/0029Vb3LMJ04o7qU6eFKpE11 ━━━ === ❀✿❀ === ━━━ 🖌️ Cinta Keluarga Sakinah

Wanita Sulit Jodoh? Ternyata Tiga Poin Ini Ditinggalkan

Keluarga Dakwah - Tidak dipungkiri bahwa keadaan masing-masing wanita bisa berbeda dalam masalah jodoh. Ada yang belum juga menginjak usia 20 tahun tapi sudah menikah, ada yang tak lama lulus kuliah kemudian dilamar oleh seorang pemuda, namun ada pula yang hingga kepala 3 tak kunjung datang jodoh yang dinanti. Tentu masalah tersebut tidak lepas dari takdir dan ketetapan Allah. Namun beberapa hal boleh jadi menjadi penyebab mengapa sebagian wanita di zaman sekarang susah jodoh, diantaranya karena ada beberapa poin penting yang ditinggalkan. Pada tulisan ringkas ini, kami bawakan tiga poin yang banyak ditinggalkan di zaman ini. Pertama, menyegerakan menikah Bersegera menikah adalah perintah Nabi bagi para lelaki yang telah mampu lahir dan batin. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk menikah, maka men...

MELANGGAR KEHORMATAN TETANGGA ADALAH SALAH SATU DOSA YANG TERBESAR

  وَعَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ الله ﷺ أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ؟ قَالَ: «أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ». قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ خَشْيَةَ أَنْ يَأْكُلَ مَعَكَ». قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.   Dari Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Aku bertanya kepada Nabi ﷺ, ‘Dosa apa yang paling besar di sisi Allah?ʼ Beliau menjawab, ‘Saat kamu menyekutukan Allah, padahal Dialah yang menciptakanmu.ʼ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?ʼ Beliau menjawab, ‘Apabila kamu membunuh anakmu karena takut dia makan bersamamu.ʼ  Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?ʼ Beliau menjawab, ‘Berzina dengan istri tetanggamuʼ.” Muttafaqun ‘alaih (H.R. Al-Bukhari 4477 dan Muslim 86).

Punya anak istri, tapi gak mau nafkahin? Anda sehat,

  Itu bukan sekadar kelalaian, tapi dosa!  Rasulullah ﷺ bersabda: "Cukuplah sebuah dosa bagi seseorang yang menyia-nyiakan orang yang berada dalam tanggungannya." (HR. Abu Dawud, hasan: Shahih At-Targhib)  Menafkahi keluarga bukan soal kemampuan finansial semata, tapi soal tanggung jawab, keimanan, dan kelapangan hati.  Jangan sampai sibuk cari pahala, tapi lupa bahwa di rumah, ada amanah yang sedang Anda zalimi.   Jadilah pemimpin yang bertanggung jawab, bukan hanya di luar — tapi juga di rumah. (Rumahku surgaku)