Terkadang kita mengira bahwa tertundanya rezeki, gagalnya sebuah usaha, tidak tercapainya jabatan, atau tertutupnya jalan yang sangat kita inginkan adalah sebuah kehilangan.
Padahal, bisa jadi itu justru bentuk penjagaan Allah terhadap agama kita.
Kita sering hanya melihat apa yang tidak Allah berikan, tetapi lupa melihat apa yang mungkin sedang Allah selamatkan dari diri kita.
Bisa jadi jika harta itu bertambah, hati kita justru semakin lalai.
Bisa jadi jika jabatan itu diperoleh, kesibukan membuat kita jauh dari ketaatan.
Bisa jadi jika keinginan itu terwujud, kita justru mendapatkan fitnah yang tidak sanggup kita pikul.
Allah berfirman:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 216)
Maka tidak semua pintu yang tertutup adalah hukuman.
Tidak semua yang tertunda adalah keburukan.
Dan tidak semua yang tidak kita miliki berarti kita sedang kehilangan.
Ada kalanya Allah mengurangi bagianmu dari dunia, karena Dia sedang menjaga bagianmu dari akhirat.
Jadi, ketika sesuatu yang sangat kita inginkan tidak kunjung Allah berikan, jangan buru-buru berkata, “Kenapa Allah tidak memberiku?”
Mungkin pertanyaannya justru:
“Apa yang sedang Allah lindungi dariku?”
Sebab kita meminta sesuatu berdasarkan apa yang kita lihat, sedangkan Allah menentukan berdasarkan apa yang Dia ketahui.
وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
“Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” [manhaj salaf]
https://whatsapp.com/channel/0029Vb3LxMJ04o7qU6eFKpE11
━━━ === ❀✿❀ === ━━━
🖌 Cinta Keluarga Sakinah
Komentar
Posting Komentar