Langsung ke konten utama

Wahai Para Istri, Dimana Posisimu??

Wahai Para Istri, Dimana Posisimu??
Kepada para istri

Kalau anda adalah istri yang bisa membuat suami puas atas pelayanan anda di atas tempat tidur

Kalau anda adalah istri yang bisa membuat suami puas atas pelayanan masakan anda sehingga suami makan dengan lahapnya

Kalau anda adalah istri yang bisa membuat suami puas atas didikan anak-anak suami sehingga mereka menjadi qurrotu a’yun (penyejuk pandangan mata) taat kepada Alloh, berbakti kepada orang tua dan berprestasi di sekolah

Kalau anda adalah istri yang bisa membuat suami puas atas bersih dan rapinya keadaan rumah sehingga suami betah berada di dalamnya

Akhirnya anda meninggal lebih awal dari suami sementara suami ridlo dan senantiasa mengenang kebaikan-kebaikan anda selama mendampinginya, maka ucapan selamat layak diberikan kepada anda, semoga anda termasuk orang yang disabdakan oleh rosululloh shollallohu alaihi wasallam :

وعن أم سلمة رَضِيَ اللَّهُ عَنْها قالت قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم أيما امرأة ماتت وزوجها عنها راض دخلت الجنة رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ

Dari Ummu Salamah rodliyallohu anha bersabda rosululloh shollallohu alaihi wasallam : wanita mana saja yang meninggal sementara sang suami ridlo kepadanya maka pasti ia akan masuk aljannah [HR Tirmidzi]

Kalau anda adalah istri
Yang sering menyakiti suami dengan kata-kata
Tidak bisa mendidik anak sehingga mereka menjadi durhaka
Memberi pelayanan di atas tempat tidur ala kadarnya
Menyediakan makan seadanya sehingga tidak menimbulkan selera
Baju suami lusuh, tidak rapi karena belum disetrika
Beristighfarlah ! karena anda mungkin tipe istri yang disabdakan nabi

وعن معاذ بن جبل رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم قال لا تؤذي امرأة زوجها في الدنيا إلا قالت زوجته من الحور العين لا تؤذيه قاتلك اللَّه فإنما هو عندك دخيل يوشك أن يفارقك إلينا رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ

Dari Muadz bin Jabal rodliyallohu anhu dari nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda : tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya di dunia kecuali istrinya di akhirat yaitu hurul ‘in (bidadari aljannah) akan berkata : jangan sakiti ia, calon suamiku di akhirat, sungguh semoga Alloh mencelakakanmu karena ia di sisimu hanya untuk sementara dan akan segera berpisah darimu untuk segera menjumpaiku [HR Tirmidzi]

Wahai para istri dimana posisimu?? Memoga Allah menggolongkan pada golongan istri yang pertama. Aamiin.

by: Ustad Oman Suratman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wanita Sulit Jodoh? Ternyata Tiga Poin Ini Ditinggalkan

Keluarga Dakwah - Tidak dipungkiri bahwa keadaan masing-masing wanita bisa berbeda dalam masalah jodoh. Ada yang belum juga menginjak usia 20 tahun tapi sudah menikah, ada yang tak lama lulus kuliah kemudian dilamar oleh seorang pemuda, namun ada pula yang hingga kepala 3 tak kunjung datang jodoh yang dinanti. Tentu masalah tersebut tidak lepas dari takdir dan ketetapan Allah. Namun beberapa hal boleh jadi menjadi penyebab mengapa sebagian wanita di zaman sekarang susah jodoh, diantaranya karena ada beberapa poin penting yang ditinggalkan. Pada tulisan ringkas ini, kami bawakan tiga poin yang banyak ditinggalkan di zaman ini. Pertama, menyegerakan menikah Bersegera menikah adalah perintah Nabi bagi para lelaki yang telah mampu lahir dan batin. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk menikah, maka men...

MELANGGAR KEHORMATAN TETANGGA ADALAH SALAH SATU DOSA YANG TERBESAR

  وَعَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ الله ﷺ أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ؟ قَالَ: «أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ». قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ خَشْيَةَ أَنْ يَأْكُلَ مَعَكَ». قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.   Dari Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, “Aku bertanya kepada Nabi ﷺ, ‘Dosa apa yang paling besar di sisi Allah?ʼ Beliau menjawab, ‘Saat kamu menyekutukan Allah, padahal Dialah yang menciptakanmu.ʼ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?ʼ Beliau menjawab, ‘Apabila kamu membunuh anakmu karena takut dia makan bersamamu.ʼ  Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?ʼ Beliau menjawab, ‘Berzina dengan istri tetanggamuʼ.” Muttafaqun ‘alaih (H.R. Al-Bukhari 4477 dan Muslim 86).

Sebelum Menyesal Karena Salah Pilih Suami

Urusan jodoh memang urusan Allah, jika sudah ditakdirkan maka kita tak kuasa untuk mengubahnya. Tetapi sebelum kita berjodoh dengan seseorang, kita sama sekali tak tahu siapa jodoh kita. Oleh karena itu, kewajiban kita adalah ikhtiar dan berusaha mencari jodoh sebaik mungkin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, اعْمَلُوا، فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ “Beramallah kalian, karena masing-masing dimudahkan (untuk melakukan sesuatu yang telah ditakdirkan untuknya).” (HR. Muslim no. 2648) Tak sedikit kami mendengar curahan hati para wanita muslimah yang merasa menyesal telah berjodoh dengan suaminya sekarang. Ungkapannya mungkin tidak tegas, tetapi sikapnya mencerminkan hal tersebut. Lelaki yang dulu terlihat sempurna ternyata menyimpan banyak cacat. Lelaki yang dulu diharap menjadi pelindung ternyata menjadi perundung. Sebelum menyesal, teliti terlebih dahulu sebelum menikah. Minta bantuan orang lain untuk menilai dan menyelidiki lelaki yang ingin dinikahi atau lelaki yang pantas dinikahi...