Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Muslim Sejati, Generasi Khilafah

Keluarga Dakwah - Muslim Sejati, Generasi Khilafah Sebuah pelajaran dan skenario Ilahi terpenting dari diciptakannya Nabi Adam –alaihis Salaam- dan diturunkannya di atas muka bumi ini adalah untuk menjadi kholifah. Secara gamblang dan jelas disebutkannya tujuan tersebut dalam firman Allah ta’ala: وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ (30) Artinya: “Dan ingatlah ketika Robbmu berfirman kepada para malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Mereka (malaikat) berkata: “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di muka bumi, sedangkan kami senantiasa bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia (Allah) berfirman: “Sesungguhnya Aku Mengetahui apa yang tidak kalian ketahui”. [QS. Al Baqoroh: 30] Para ulama tafsir menjelaskan bah...

Agar Doa Kita Terkabulkan

Keluarga Dakwah - AGAR DOA KITA TERKABULKAN Allah SWT telah menyatakan dalam surat Al Mu’min ayat ke 60 bahwa dirinya akan menjawab doa-doa yang dipanjatkan oleh hambaNya. وقال ربكم ادعوني استجب لكم “Dan Tuhanmu berfirman : berdoalah kepadaku! Niscaya akan aku kabulkan bagimu” (Al mukmin”60) Allah SWT juga berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 186: وإذا سألك عبادي عني فإني قريب، أجيب دعوة الداع إذا دعان “ Dan apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu tentang diriku wahai Muhammad, maka sesungguhnya aku dekat, aku mengabulkan doa-doa apabila ada yang berdoa kepadaku ” Imam Muhammad Al Qurthubi dalam tafsirnya Al Jami’ Liahkamil Quran menerangkan mengenai asbabun nuzul ayat tersebut, Dikisahkan bahwa orang-orang yahudi bertanya kepada Rasulullah SAW, “Bagaimana Allah SWT akan mendengar doa kita sementara kamu mengatakan wahai Muhammad bahwa jarak antara kita dengan langit adalah sejauh lima ratus tahun perjalanan?” Maka turunlah surat Al Baqarah ayat 186 ini...

Kebaktian Sang Anak dan Kedurhakaan Sang Ayah

Keluarga Dakwah - Kebaktian Sang Anak dan Kedurhakaan Sang Ayah Memiliki seorang anak yang sholih dan berbakti merupakan idaman setiap orang tua. Namun kadang kala orang tua tidak mempersiapkan diri menerima kesholihan anaknya. Seringnya harapan dan cita-cita orang tua hanya sekedar angan-angan belaka. Karena jalan dan metode yang ditempuh dalam mendidik anak tidak mengarah kepada kesholihan namun menuju kepada kedurhakaan. Tanpa disadari terkadang orang tua menjadi penyebab utama kesesatan anaknya. Boleh jadi pula penghalang terbesar untuk hadirnya hidayah adalah mereka. Tidak mengherankan jika Nabi Muhammad -shollallohu 'alaihi wa sallam- memberikan teguran melalui sabdanya: عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلاَّ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ وَيُنَصِّرَانِهِ وَيُمَجِّسَانِهِ كَمَا تُنْتَجُ الْبَهِيمَةُ بَهِيمَةً جَمْعَاءَ هَلْ تُحِسُّونَ فِيهَا مِنْ جَدْعَاءَ » -رواه ال...

Keutamaan Shalat Lima Waktu

Keluarga Dakwah - Keutamaan Shalat Lima Waktu Allah ta'ala berfirman وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ ۚ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. (QS. Hud: 114) Laksanakanlah shalat secara sempurna pada permulaan siang dan sore, serta pada waktu malam. Sesungguhnya, perbuatan baik itu menghapus dosa yang telah lalu dan menghilangkan bekas-bekasnya. Perintah mendirikan shalat dan penjelasan bahwa kebaikan itu menghapus keburukan merupakan nasihat bagi orang yang sadar dan ingat. Hadits Abu Hurairah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Apa pendapat kalian jika ada sungai di ...

Keutamaan Doa Diantara Azan dan Iqomah

Keluarga Dakwah - Keutamaan Doa Diantara Azan dan Iqomah Hadits Anas bin Malik radhiallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Doa diantara azan dan iqomah tidak akan ditolak. " (HR. Abu Daud no 521 dan At-Tarmidzi no 212) Hadits Anas bin Malik radhiallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Doa diantara azan dan iqomah tidak akan ditolak." Para sahabat lalu bertanya, "Lalu apa yang harus kami ucapkan, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Mintalah kesehatan di dunia dan di akhirat." (Sunan At-Tirmidzi no 3943) KEUTAMAAN BERDOA DIANTARA AZAN DAN IQOMAH Doanya mustajab (tidak akan ditolak) SERI KAJIAN SHAHIH FADHILAH AMAL # 41 (SHAHIH FADHILAH AMAL, Syaikh Ali bin Nayif Asy-Syuhud. Halaman 131. Penerbit Aqwam)

Keutamaan Shalat

Keluarga Dakwah - Keutamaan Shalat Allah ta'ala berfirman وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِنْ مَاءٍ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ بَطْنِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ رِجْلَيْنِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ أَرْبَعٍ ۚ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Surat Al-'Ankabut :45) Bacalah dan amalkanlah Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu. Laksanakanlah shalat sesuai dengan aturan-aturannya. Sesungguhnya menjaga shalat dapat dapat mencegah pelakunnya dari perbuatan maksiat dan mungka. Hal itu karena orang yang mendirikan shalat dengan menyempurnakan rukun dan syarat-syaratnya maka hatinya akan tenang, imannya b...

Keutamaan Menjawab Azan

Keluarga Dakwah - Keutamaan Menjawab Azan  Hadits Abdulah bin Amr bin Ash ra, meriwayatkan bahwa ia mendengar Nabi bersabda, "Apabila kalian mendengar muazin mengumandangkan azan maka ucapkanlah seperti yang ia ucapkan kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya, siapa yang bershalawat kepadaku suatu kali maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian, mintalah untukku al-wasilah. Ia adalah sepuluh kali. Kemudian, mintalah untukku al-wasilah. Ia adalah sebuah kedudukan di surga yang tidak patut (diduduki), kecuali bagi hamba di antara para hamba Allah. Dan aku berharap, akulah hamba tersebut. Barang siapa memintaku aku al-wasiila maka syafaatku halal baginya. (HR. Muslim no 384)  Hadits Jabir bin Abdullah ra, meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, "Barangsiapa siapa setelah mendengar seruan azan membaca doa (yang artinya): 'Ya Allah, Rabb seruan yang sempurna ini dan shalat yang akan didirikan, karuniakanlah kepada Muhammad wasilah dan ke...

Keutamaan Azan

Keluarga Dakwah - Keutamaan Azan Hadist Adbullah bin Abdurrahman meriwayatkan bahwa Abu Said Al-Kudri radhiallahu 'anhu berkata kepadanya, "Aku melihatmu suka kambing dan padang pasir. Jika kamu sedeng mengembalakan kambing atau berada di padang pasir lalu mengumandangkan azan shalat maka keraskanlah suara azanmu. Sesungguhnya tidak ada jin, manusia dan apapun yang mendengar suaramu melainkan akan menjadi saksi pada hari kiamat (atas azan yang kamu kumandangkan)." Abu said berkata, "Aku mendengar itu dari Rasulullah." HR Bukhari no 609 Hadist Abu Hurairah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Andaikan manusia mengetahui pahala dalam azan dan shaf pertama, kemudian mereka tidak bisa mendapatkan hal itu kecuali harus mengundinya, Niscaya mereka akan mengundinya." HR. Bukhari no 615 dan Muslim no 437 Hadist Muawiyah bin Abu Sufyan radhiallahu 'anhu berkata, aku mendenga...

Keutamaan Siwak

Keluarga Dakwah - Keutamaan Siwak Hadist Abu Hurairah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Andai aku tidak (khawatir) memberatkan umatku atau manusia, niscaya aku perintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak shalat." Shahih Ibnu Hiban XV/562, (7078) Hadist Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Andai aku tidak (khawatir) memberatkan umatku, niscaya aku perintahkan mereka berwudhu setiap kali hendak shalat atau bersiwak setiap kali berwudhu dan mengakhirkan shalat Isya sampai sepertiga malam." Musnad Ahmad III/86, (7513,7504) Hadis hasan. Hadist Abdurrahman bin Atiq berkata,: Aku mendengar ayahku berkata,Aku mendengar Aisyah radhiallahu 'anha menceritakan, "Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Siwak itu membersihkan mulut dan menyebabkan keridhaan Allah." Shahih Ibnu Hiban III/1067. ...

Keutamaan Shalat Setelah Berwudhu

Keluarga Dakwah - Keutamaan Shalat Setelah Berwudhu Hadist Uqbah bin Amir radhiallahu 'anhu berkata, "Kami pernah menjaga unta-unta kami secara bergiliran, lalu tibalah giliranku. Lantas, aku membawa unta-unta itu pulang pada sore hari. Selanjutnya, aku datang ke majelis Rasulullah. Aku melihat Rasulullah berdiri sembari berkhutbah di hadapan manusia. Aku mendapati beliau bersabda, Tidaklah seseorang muslim berwudhu secara sempurnakemudian berdiri menunaikan shalat dua rakakat dengan hati dan wajahnya (tenang dan khusyuk), melainkan wajib baginya syurga." (HR. Muslim no 234) Hadist Humran, hamba sahaya ussman radhiallahu 'anhu, melihat Usman bin Affan meminta bejana lalu menuangkan airnya pada kedua telapak tangannya tiga kali berturut-turut lalu membasuhnya. Ia kemudian memasukkah tangan kanannya kedalam bejana. Ia berkumur-kumur dan memasukkan air kedalam hidung lalu mengeluarkannya. Ia kemudian membasuh wajahnya tiga kali dan membasuh tangannya...

Keutamaan Doa Setelah Berwudhu

Keluarga Dakwah - Keutamaan Doa Setelah Berwudhu Hadist Umar radhiallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidakkah seseorang dari kalian berwudhu secara sempurna, lalu mengucapkan, اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهٗ وَاَشْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهٗ وَرَسُوْلُهٗ (aku bersaksi bahwa tiada illah yang berhak disembah", kecuali Allah semata dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusa-Nya), Melainkan kelak akan dibukakan untuknya delapan pintu syurga. Ia dipersilahkan untuk masuk melalui pintu mana saja yang ia sukai." (HR, Muslim no 34) Hadist Uqbah bin Amir radhiallahu 'anhu berkata, "Kami pernah bersama Rasulullah dan masing-masing dari kami mengkhidmatkan diri menjaga unta. Aku kemudian membawa unta-unta tersebut pulang pada sore hari. Selanjutnya, aku datang ke majelis Rasulullah. Aku kemudian melihat Rasulullah sedang berkhutbah dihadapan manusia. Aku mendengar b...

Keutamaan Menyempurnakan Berwudhu

Keluarga Dakwah - Keutamaan Menyempurnakan Berwudhu Hadist Abu Huroirah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Maukah kalian aku beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah akan menghapuskan dosa-dosa dan meninggikan derajat kalian?" Para sahabat menjawab, "Mau, wahai Rasulullah." Beliau kemudian bersabda, "Yaitu dengan menyempurnakan wudhu saat kondisi tidak menyenangkan (seperti cuaca sangat dingin, panas dan yang lainnya), banyak melangkah menuju masjid dan menunggu waktu shalat setelah shalat. Yang demikian itu adalah Ribath." (HR. Muslim no 251) Hadist Abu Hurairah radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Maukah kalian aku beritahukan tentang sesuatu yang dengannya Allah akan menghapus dosa-dosa dan meninggikan derajat? Yaitu dengan menyempurnakan wudhu saat kondisi tidak menyenangkan (seperti cuaca sangat dingin, pa...

Mendahulukan Bagian Kanan dalam Berwudhu

Keluarga Dakwah - Mendahulukan Bagian Kanan dalam Berwudhu Hadits Aisyah radhiallahu 'anha berkata, "Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam sangat menyukai mendahulukan bagian kanan dalam memakai sandal, berjalan, wudhu dan dalam semua urusannya," (Musnad Ahmad: VII/453 (22378/22737) hadis shahih. Keutamaan Mendahulukan Bagian Kanan dalam Berwudhu Sunnah Rasulullah SERI KAJIAN SHAHIH FADHILAH AMAL # 34 (SHAHIH FADHILAH AMAL, Syaikh Ali bin Nayif Asy-Syuhud. Halaman 120. Penerbit Aqwam)

Tabi'n yang Diberi Julukan As-Sujud

Keluarga Dakwah - Tabi'in yang Diberi Julukan As-Sujud Nama sebenarnya adalah Ali bin al-Husein bin Ali bin Abi Thalib, neneknya adalah Fatimah az-zahra binti Rasulillah, terkadang ia disebut dengan Nama Abu Husein atau Abu Muhammad, sedangkan nama panggilannya adalah Zainal abidin dan As-Sajad, karena kebanyakan melakukan shalat dimalam hari dan di siang hari. Perjalanan hidupnya. Diriwayatkan bahwa Ia menerima beberapa orang tamu dari Irak, lalu membicarakan Abu Bakar, Umar dan Utsman tentang sesuatu yang buruk terhadapnya, dan ketika mereka selesai bicara, maka ia berkata, ”Apakah kalian termasuk kaum muhajirin yang didalam Alquran surat al-Hasyr: 8 yang menegaskan ‘Mereka yang diusir dari kampung halaman dan dipaksa meninggalkan harta benda mereka, hanya karena mereka ingin memperoleh karunia Allah dan keridhaan-Nya?”’ Mereka menjawab, ”Bukan…!” ”Apakah kalian termasuk kaum Anshar yang dinyatakan dalam Alquran surat al-Hasyr 97: ‘Mereka yang tinggal di Madinah d...

Waktu-Waktu Membaca Istighfar

Keluarga Dakwah - Waktu-Waktu Membaca Istighfar Istighfar Muthlaq : adalah bacaan istighfar yang diucapkan kapan saja, di mana saja, dan dalam keadaan apa saja. Berkata al-Hasan al-Bashri : أكثروا من الاستغفار في بيوتكم ، وعلى موائدكم ، وفي طرقكم ، وفي أسواقكم ، وفي مجالسكم ، أينما كنتم فإنكم ما تدرون متى تنزل المغفرة.    “ Perbanyaklah al-Istighfar di rumah-rumah, di atas meja-meja makan, di jalan-jalan, di pasar-pasar, di pertemuan-pertemuan, di mana saja kalian, sesungguhnnya kalian tidak mengetahui kapan turunnya ampunan.” Adapun Istighfar Muqayyad adalah bacaan istighfar yang dibaca pada waktu-waktu tertentu sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam al-Qur’an dan Sunnah. Diantara waktu-waktu itu adalah sebagai berikut :   Pertama : Pada Sepertiga Malam Terakhir Dan Waktu Sahur. Seorang muslim dianjurkan untuk bangun pada waktu sahur, kemudian sholat malam dan beristighfar meminta ampun kepada Allah atas segala dosa-dosanya.  Ini sesuai dengan firman Allah :...

Keutamaan Berwudhu

Keluarga Dakwah - Keutamaan Berwudhu Hadist Abu Malik Al-Asy'ari radhiallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahun'alaihi wa sallam bersabda, "Wudhu adalah sebagian dari iman, (ucapan) "Alhamdulillah" memenuhi timbangan, "subhannallah" dan (ucapan) "alhamdulillah" memenuhi antara lagit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, sabar adalah pelita, Al-Qur'an adalah hujjah bagimu (yang membelamu) ayau hujjah atas dirimu (yang mencelakakanmu). Semua manusia berangkat menjual dirinya. Ada yang membebaskan dirinya (dari kehinaan dan azab), ada juga yang menghancurkan dirinya." (HR.Muslim 223) Hadist Abu Hurairh radhiallahu 'anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahun'alaihi wa sallam bersabda, "Jika seorang hamba muslim (mukmin) berwudhu kemudian ia membasuh wajahnya maka keluarlah dari wajahnya setiap kesalahan yang ia lihat dengan kedua matanya bersama air (tetes air yang terakhir).J...

Keutamaan Thaharah (Bersuci)

Keluarga Dakwah - Keutamaan Thaharah (Bersuci) BAB KEUTAMAAN IBADAH Allah ta'ala berfirman: لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَنْ تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَنْ يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ أَفَمَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَىٰ تَقْوَىٰ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ خَيْرٌ أَمْ مَنْ أَسَّسَ بُنْيَانَهُ عَلَىٰ شَفَا جُرُفٍ هَارٍ فَانْهَارَ بِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ لَا يَزَالُ بُنْيَانُهُمُ الَّذِي بَنَوْا رِيبَةً فِي قُلُوبِهِمْ إِلَّا أَنْ تَقَطَّعَ قُلُوبُهُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya mesjid yang didirikan atas dasar takwa (mesjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu sholat di dalamnya. Di dalamnya mesjid itu ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih. Maka apakah orang-orang yang m...

Keutamaan Berkhidmat

Keluarga Dakwah - Keutamaan Berkhidmat Hadist Anas bin Malik radhiallahu 'anhu menceritakan, "Aku pernah bepergian bersama Jarir bin Abdullah Al-Bajaly. Dalam suatu perjalana, ia selalu mengikutiku. Lalu, kukatakan kepadanya, "Jangan lakukan itu." Ia menjawab, "Aku telah melihat kaum Anshar membantu Rasulullah. Aku telah bersumpah akan selalu membantu jika menemani salah seorang di antara mereka." (HR. Bukhari no 2888 dan Muslim no 2513) Hadist Anas radhiallahu 'anhu meriwayatkan, "Kami pernah bersama Rasulullah dalam sebuah perjalanan. Di antara kami ada yang berpuasa dan ada pula yang tidak. Pada hari yang sangat oanas, kami sunggah di sebuah tempat. Diantara kami yang paling banyak naungannya adalah orang yang memiliki kain. Diantara kami ada juga yang berteduh dari matahari dengan tangannya. Lalu, orang-orang yang berpuasa jatuh (lemas). Dan orang-orang yang berbuka tetap berdiri. Lalu mereka mendirikan bangunan dan memberi minu...

Keutamaan Derajat Mujahidin

Allah berfirman لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا دَرَجَاتٍ مِنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lag...