Keluarga Dakwah - Jarir bin Hazim berkata dari Ya’la bin Hakim, dari Sa’id bin Jubair. Sa’id mengatakan, “Jika sudah tiba petang hari Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu biasa berkeliling Kota Madinah. Jika melihat sesuatu yang harus diingkari, maka dia mengingkarinya. Suatu malam tatkala sedang meronda, dia melewati seorang wanita di rumahnya yang berkata, Malam ini terasa panjang dan gelap gulita Hatiku pilu karena tiada kekasih mendampingi Andaikan bukan karena Allah yang tiada Rabb selain-Nya Tentu masih ada kehidupan di ranjang ini Aku takut kepada-Nya dan ada rasa malu menghantui Kan kujaga kehormatan suami semoga dia cepat kembali Setelah itu wanita tersebut menghela nafas dalam-dalam, seraya berkata, “Mestinya apa yang kualami pada malam ini merupakan masalah yang amat remeh bagi Umar bin Khattab.” Umar mengetuk pintu rumah wanita tersebut. “Siapa yang mengetuk pintu rumah wanita yang ditinggal pergi suaminya malam-malam seperti ini?” Wanita itu bertanya. “Bukakan...