Keluarga Dakwah - Setiap orang tua, tentu memiliki harapan besar bagi buah hatinya. Semua itu, tak hanya tersirat dalam sorot mata yang penuh pinta. Bahkan goresan pena “semoga menjadi anak sholeh/ sholehah” tertulis dengan berjuta impian dalam setiap lembar doa menyambut lahirnya makhluk kecil, yang sekian lama dinantikannya. Namun seiring berjalannya waktu, tak sedikit orang tua yang justru mengeluhkan kehadiran anaknya. Katanya, mereka berkembang tak sesuai harapan. Apa pasalnya? Anak yang semula nampak lucu dan menyenangkan, kini sering berkata kasar, membantah orang tua bahkan tidak mengerti adab atau sopan santun. Hmm… kalau begitu, siapa ya yang harus diluruskan? Jujur, para orang tua sering mengabaikan pendidikan akhlak bagi anaknya sejak usia dini. Bukan bermaksud menyalahkan, tapi nyatanya terkadang kita tak bisa membedakan antara al khuluq (akhlak) dengan al khim (watak). Bahkan para orang tua sering menyamaratakan keduanya. Padahal, akhlak adalah tabiat yang bis...