Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2021

Perwalian Dan Hak Warisannya Anak Hasil Zina

Keluarga Dakwah - Perwalian Dan Hak Warisannya Anak Hasil Zina Pertanyaan: Ustadz, saya mau bertanya tentang hukum anak hasil hubungan di luar nikah atau anak zina. Apa benar ia tidak mendapat hak waris dari “bapak biologisnya”, dan “bapak biologisnya” itu tidak dapat menjadi walinya. Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih. Jawaban: Harus dipahami terlebih dahulu bahwa anak hasil hubungan di luar nikah atau anak zina sama dengan anak-anak yang lain. Dia lahir di atas fitrah. Tidak ada dalil shahih yang menjelaskan adanya celaan untuk anak zina. Yang tercela adalah perbuatan ibu dan “bapak biologisnya” serta keduanya, jika tidak bertaubat. Hanya, karena ibunya dan “bapak biologisnya” melakukan pelanggaran syar’i, ia mendapat perlakuan khusus dari syariat. Kita juga harus berprasangka baik, syariat Allah adalah yang terbaik untuk umat manusia. Perlakuan khusus itu adalah ia tidak boleh dinasabkan kepada “bapak biologisnya”, “bapak biologisnya” tidak berhak untuk menjadi walinya saat m...

Menikah Di Bulan Syawal, Menikah Antara Dua ‘ied

Keluarga Dakwah - Menikah Di Bulan Syawal, Menikah Antara Dua ‘ied ‘Aisyah radiallahu ‘anha istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan, تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللهِ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ، فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللهِ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي؟، قَالَ: ((وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَحِبُّ أَنْ تُدْخِلَ نِسَاءَهَا فِي شَوَّالٍ)) “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka isteri-isteri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah Radiyallahu ‘anhaa dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal” (HR. Muslim). Sebab Nabi Shalallahu ‘alaihi Wassalam menikahi ‘Aisyah di bulan Syawwal adalah untuk menepis anggapan bahwa menikah di bulan Syawwal adalah kesialan dan tidak membawa berkah. Ini adalah keyakinan dan aqidah Arab Jahiliyah. Ini tidak benar, karena yang menentukan beruntung atau rugi hanya Al...