Langsung ke konten utama

Qurban untuk Daerah Pelosok dan Pra Sejahtera

Qurban untuk Daerah Pelosok dan Pra Sejahtera
QURBAN untuk Daerah Plosok dan Pra Sejahtera

JKD – Banyak daerah di Indonesia di mana ada umat Islam berdomisili masih sangat minim kondisi ekonominya. Di antaranya adalah beberapa daerah di Klaten. Kabar dari JKD Klaten, ada beberapa daerah yang tidak hanya lemah kondisi ekonominya tapi juga kering lahannya. Air sulit di dapat disana. Sampai sebagian warga membuat tadah hujan. Adapula yang membeli air bersih karena air di sumur asin dan berkapur.

Tidak hanya itu daerah-daerah tersebut merupakan daerah yang rawan kristenisasi. Di antaranya Dusun Bunder, Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom dengan prosentase Islam 50% dan Katholik 50% tak ayal lagi menjadi sasaran empuk kristenisasi. Nyatanya banyak warganya yang tadinya beragama Islam menjadi murtad. Kebanyakan, murtadnya mereka karena pernikahan.

Ketikah ‘Idul Adha-pun hewan qurban sangat minim sekali. Ada daerah yang hanya mendapat 1-2 kambing untuk 100 - 120 KK.

Alhamdulillaah, beberapa Keluarga Dakwah (KD/member JKD) sedang berusaha membentuk majelis ilmu di daerah masing-masing. Mereka merupakan keluarga-keluarga binaan JKD Klaten yang berjuang mempertahankan Aqidah Islam dan meningkatkan ke-Imanan mereka sekaligus saudara mereka dan kita sesama muslim di daerah-daerah tersebut.

Maka kami mengajak khususnya member JKD dan kaum Muslimin pada umumnya untuk dapat membantu dakwah mereka sekaligus berbagi kebahagian dengan menyalurkan hewan qurban untuk beberapa daerah plosok di Klaten. Semoga Allah memudahkan urusan kita dan menjadikan kita istiqomah dalam bahu membahu menegakkan Islam di nusantara. Aamiin.

Berikut adalah harga Hewan Qurban

Sapi 18.500.000
Patungan 7 orKurban bersama JKDang @ 2.643.000

Kambing 2.500.000

*Harga sudah termasuk operasional panitia (transport antar hewan, ongkos potong dll)

Transfer ke
BSM No. Rek. 705 248 0207
a.n. Yayasan Keluarga Dakwah
Mohon Konfirmasi setelah Transfer dengan disertakan bukti transfer ke WA:
Hamid 0812 9367 4756
Febri 0813 1844 6713

Baarakallaahu fiikum

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wanita Sulit Jodoh? Ternyata Tiga Poin Ini Ditinggalkan

Keluarga Dakwah - Tidak dipungkiri bahwa keadaan masing-masing wanita bisa berbeda dalam masalah jodoh. Ada yang belum juga menginjak usia 20 tahun tapi sudah menikah, ada yang tak lama lulus kuliah kemudian dilamar oleh seorang pemuda, namun ada pula yang hingga kepala 3 tak kunjung datang jodoh yang dinanti. Tentu masalah tersebut tidak lepas dari takdir dan ketetapan Allah. Namun beberapa hal boleh jadi menjadi penyebab mengapa sebagian wanita di zaman sekarang susah jodoh, diantaranya karena ada beberapa poin penting yang ditinggalkan. Pada tulisan ringkas ini, kami bawakan tiga poin yang banyak ditinggalkan di zaman ini. Pertama, menyegerakan menikah Bersegera menikah adalah perintah Nabi bagi para lelaki yang telah mampu lahir dan batin. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk menikah, maka men...

Sebelum Menyesal Karena Salah Pilih Suami

Urusan jodoh memang urusan Allah, jika sudah ditakdirkan maka kita tak kuasa untuk mengubahnya. Tetapi sebelum kita berjodoh dengan seseorang, kita sama sekali tak tahu siapa jodoh kita. Oleh karena itu, kewajiban kita adalah ikhtiar dan berusaha mencari jodoh sebaik mungkin. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, اعْمَلُوا، فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ “Beramallah kalian, karena masing-masing dimudahkan (untuk melakukan sesuatu yang telah ditakdirkan untuknya).” (HR. Muslim no. 2648) Tak sedikit kami mendengar curahan hati para wanita muslimah yang merasa menyesal telah berjodoh dengan suaminya sekarang. Ungkapannya mungkin tidak tegas, tetapi sikapnya mencerminkan hal tersebut. Lelaki yang dulu terlihat sempurna ternyata menyimpan banyak cacat. Lelaki yang dulu diharap menjadi pelindung ternyata menjadi perundung. Sebelum menyesal, teliti terlebih dahulu sebelum menikah. Minta bantuan orang lain untuk menilai dan menyelidiki lelaki yang ingin dinikahi atau lelaki yang pantas dinikahi...

Esensi Tawadhu

Jalinan Keliarga Dakwah - Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh imam muslim Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan martabat manusia” Hadits tersebut memberi kita dua hal yang mendeskripsikan apa yang disebut sebagai kesombongan. Ketika seseorang memiliki salah satu dari dua hal tersebut, maka dia telah menjadi pribadi yang sombong. Di mana kepribadian tersebut tidak disukai oleh Allah ta'ala. Dalam menerima apa yang diyakini sebagai kebenaran, kita seringkali terfokus pada siapa yang menyampaikan. Sebelum mendengarkan paparannya, kita terlebih dahulu melihat siapa yang berbicara, bagaimana latar belakangnya, apa gelarnya, berapa usianya, dan pertimbangan-pertimbangan subjektif lainnya yang membuat kita “yakin” kepada sang pembicara. Sikap ini tidak sepenuhnya salah, namun seringkali “keyakinan” ini menjerumuskan kita kepada sebuah fanatisme. Di mana kita pada akhirnya berkesimpulan “pokokny...